Uji Efektivitas Gel Ekstrak Metanol Daun Loa (Ficus racemosa L) sebagai Tabir Surya dengan Spektrofotometri UV-Vis

Evaluation of the Sunscreen Effectiveness of a Gel Containing Methanolic Extract of Loa Leaves (Ficus racemosa L.) by UV–Vis Spectrophotometry

Authors

  • Mohammad Aqil Program Studi Magister Ilmu Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Banyumas, Indonesia
  • Yusfia Urwatul Wutsqa Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KHAS Kempek, Cirebon
  • Ristia Aprisida Rahmawati Program Studi Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KHAS Kempek, Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.64689/jopanur.v2i01.23

Keywords:

Ficus racemosa L, SPF (Sun Protecting Factor), Gel tabir surya, Spektrofotometri UV-Vis

Abstract

Tumbuhan loa (Ficus racemosa L.) memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, namun penelitian tentang pemanfaatannya masih sedikit. Ekstrak metanol dari daun loa mengandung senyawa fenol, flavonoid dan alkaloid. Kandungan flavonoid pada daun loa dapat digunakan sebagai bahan aktif gel tabir surya. Dimana gugus kromofor memiliki kemampuan  untuk menyerap kuat radiasi UV. Ekstrak daun loa dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut berupa Metanol. Pada penelitian ini nilai SPF ekstrak daun loa dilakukan dengan 3 konsentrasi yaitu 200 ppm, 400 ppm dan 600 ppm. Sedangkan untuk sediaan gel tabir surya dilakukan dengan 4 konsentrasi yaitu 2%, 2,5%, 3% dan 3,5%. Sediaan gel yang sudah jadi dilakukan uji organoleptik, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji homogenitas. Penelitian nilai SPF ekstrak daun loa konsenrasi 600 ppm berpotensi maksimal dengan menunjukkan nilai 9,78. Sedangkan pada formulasi sediaan gel tabir surya fomulasi dengan konsentrasi ekstrak 3% berpontensi maksimum dengan hasil nilai spf 10,84 dan hasil evaluasi sediaan yang baik terdapat pada formulasi F4.

References

Febriyanti, R., Auliani, E.N., & Riyanta, A.B. (2018). Formulasi dan Uji Nilai SPF (Sun Protecting Factor) Sediaan Gel Dari Ekstrak Umbi Bit (Beta vulgaris L.). Farmasi. Karya Tulis Ilmiyah 1441(20): 2-3.

Hindun, S., Rantika, N., Hanifa, H.L., Fahrudin, D., & Sujana, D. (2022). Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Dan Fraksi Kulit Jeruk Manis (Citrus x aurantium L.) Sebagai Tabir Surya Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Ilmiah Kefarmasian 7(2): 218-319.

Lia, S.A. (2020). Phytochemical Screening and Biological Investigation of Ficus racemosa. Thesis. World University of Banglades.

Mayba, J.N, & Gooderham, M.J. (2018). Panduan untuk Formulasi Kendaraan Topikal. Jurnal kedokteran kulit dan pembedahan 22 (2): 207-212.

Minerva, P. (2019). Penggunaan Tabir Surya untuk Kesehatan Kulit. Jurnal Pendidikan dan Keluarga 11 (1): 95-101.

Naibaho, D.H., Yamkan, V,Y., Weni, & Wiyono., (2013). Pengaruh Basis Salep Terhadap Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kemangi (Ocinum sanchum L.) pada Kulit Punggung Kelinci yang dibuat Infeksi Staphylococcus aureus, Jurnal ilmiah Farmasi UNSRAT 2(02)

Pitarisa, A.P., Widyawati, E., & Ayuningtyas, N.D. (2019). Penentuan Nilai Spf Ekstrak Dan Losio Tabir Surya Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia 1(3): 189-202.

Putri, N.F.A., Nawangsari, D., & Sunarti. (2021). Formulasi Sediaan Gel Scrub Wajah Biji Kopi Arabika (Coffe arabica) dengan Konsentrasi Karbopol 940 sebagai Gelling Agent. Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia. 4(2) : 71 – 78

Rusita, Y.D., & Indarto, A.S. (2017). Aktifitas Tabir Surya dengan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Sediaan Losion Kombinasi Ekstrak Kayu Manis dan Ekstrak Kulit Delima pada Paparan Sinar Matahri dan Ruang Tertutup. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional 2 (1): 38- 43.

Saadah. N, Ode. L.Z, & Ervianingsih. (2016). Formulasi Lotion Tabir Surya Ekstrak Etanol Beras Merah Kendari. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina 1(1): 143-150.

Sary, M. M., Krisyanella, K., Susilo, A. I., Irnameria, D., & Meinisasti, R. (2021). Pembuatan Simplisia Standar Dan Skrining Fitokimia Daun Ketapang (Terminalia cattapa. L). Disertasi. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Sehro., Luliana, S., Desnita, R. (2015). Pengaruh Penambahan TEA (Trietanolamin) Terhadap Basis Lanolin Sedian Losio. Jurnal Studi Farmasi 3(1): 1-6

Septiani, A.D., dan Wardani, T.S. (2021). Farmasetika 3 Formulasi Sediaan Solid, Pustakabarupress. Yogyakarta

Sulistiyowati, A., Yushardi., Sudarti. (2022). Potensi Keragaman SPF (Sun Protecting Faktor) Sunscreen terhadap Perlindungan Paparan Sinar Ultraviolet Berdasarkan Iklim di Indonesia. Jurnal Bidang Ilmu Kefarmasian. 12(3) : 263

Sumule, A., Kuncahyo, I., & Leviana, F. (2020). Optimasi carbopol 940 dan gliserin dalam formula gel lendir bekicot (Achatina fulica Ferr) sebagai antibakteri staphylococcus aureus dengan metode simplex lattice design. PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) 17(1): 108-117.

Wang, T.Y., Li, Q., & Bi, K.S. (2018). Flavonoid Bioaktif pada Tanaman Obat: Struktur, Aktivitas dan Nasib Biologis. Jurnal ilmu farmasi Asia 13 (1): 12-23.

Yuniarto, P.F., Rejeki, E.S., & Ekowati, D. (2014). Optimation of Formula of Green Apple (Pyrus malus L.) an Antioxidant with Carbopol 940 and Glycerin Combination by Simplex Lattice Design. Jurnal Farmasi Indonesia 11(2): 130-138.

Yuliati, N., Agustin, S.P., Pujiono, F.E., Mulyati, T.A. (2023). Analisis Nilai SPF Tabir Surya Menggunakan Metode Spektrofotometer UV-Vis. Jurnal Farmasi dan Herbal. 5(2) : 118-127

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Aqil, M., Wutsqa, Y. U., & Rahmawati, R. A. (2026). Uji Efektivitas Gel Ekstrak Metanol Daun Loa (Ficus racemosa L) sebagai Tabir Surya dengan Spektrofotometri UV-Vis: Evaluation of the Sunscreen Effectiveness of a Gel Containing Methanolic Extract of Loa Leaves (Ficus racemosa L.) by UV–Vis Spectrophotometry. Journal of Pharmacy and Nutrition Research, 2(01), 22–35. https://doi.org/10.64689/jopanur.v2i01.23

Issue

Section

Articles