Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol, N-Heksana, Aseton Buah Pare (Momordica charantia L) Terhadap Pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa
Antibacterial Activity Test of Ethanol, N-Hexane, and Acetone Extracts of Bitter (Momordica Charantia L.) On The Growth of Pseudomonas Aeruginosa
DOI:
https://doi.org/10.64689/jopanur.v2i01.22Keywords:
antibakteri, ekstraksi, Pseudomonas aeruginosa, Buah pare (Momordica charantia L.)Abstract
Buah pare (Momordica charantia L.) merupakan tanaman herbal yang dikenal memiliki berbagai aktivitas farmakologis, termasuk sebagai antibakteri. Salah satu bakteri yang menjadi perhatian dalam dunia kesehatan adalah Pseudomonas aeruginosa, yaitu bakteri gram negatif yang resisten terhadap berbagai antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak buah pare menggunakan pelarut etanol, n-heksana, dan aseton terhadap pertumbuhan P. aeruginosa serta mengidentifikasi senyawa metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan metode ekstraksi maserasi dan pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Skrining fitokimia dilakukan untuk mendeteksi senyawa aktif, sedangkan aktivitas antibakteri diuji pada konsentrasi ekstrak sampel 25%, 50%, dan 75%. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan aseton buah pare mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid, yang berpotensi sebagai antibakteri. Zona hambat terbesar ditemukan pada ekstrak aseton 75% sebesar 3,9 mm, namun seluruh ekstrak dikategorikan memiliki aktivitas antibakteri yang lemah. Dengan demikian, ekstrak buah pare memiliki potensi sebagai antibakteri alami terhadap P. aeruginosa, meskipun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan melalui optimasi ekstraksi dan formulasi.
References
Carazo, A., Macáková, K., Matoušová, K., Krčmová, L., Protti, M., & Mladěnka, P. (2021).Vitamin A Update: Forms, Sources, Kinetics, Detection, Function, Deficiency, Therapeutic Use and Toxicity. Nutrients, 13(5), 1703.
Costa, José Galberto M, Nascimento, et al., (2015). Antibacterial activity of Momordica charantia (Curcubitaceae) extracts and fractions. Vol 2 (1): 45-51.
Cahyani, D. R. dkk. (2018). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sirih terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 5(1), 234–240.
Chusniasih, D., & Yuliana, R. R. (2022). Formulasi Sediaan Sabun Cair Antiseptik Ekstrak Etanol Serai Dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Jurnal Farmasi Malahayati, 5(1)
Datta, F. U., Daki, A. N., & Benu, I. (2019). Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat Cairan Rumen Terhadap Pertumbuhan Salmonella enteritidis, Bacillus cereus, Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Menggunakan Metode Difusi Sumur Agar. Prosiding Seminar Nasional VII Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Nusa Cendana.
Hasanah, U. (2018). Uji aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol 96% pada kunyit putih (Curcuma longa L) dan buah pare (Momordica charantia L) terhadap bakteri Staphyococcus aureus dan Escherichia coli (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Kurniawati E. 2015. Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Tunas Bambu Apus Terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Secara In Vitro. J Wiyata. Vol 2(2).
Kurniawati, L., Puspitasari, N., & Rahayu, W. (2020). Uji Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sirsak terhadap Bakteri Escherichia coli. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 18(1), 22-29.
Liqolbinisa, H., Rismawati, E., Syafnir, L., (2017). Pengujian Potensi Antioksidan dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Ekstrak Buah Pare. Prosiding Farmasi. 3 (2), 673- 677.
Nasution, M., Lestari, S. D., & Silalahi, M. (2021). Identifikasi Senyawa Steroid dan Terpenoid pada Ekstrak Kulit Buah Naga Merah dengan Variasi Pelarut. Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia, 6(2), 70-75.
Ossa, A., Echeverri, M., Santos, Z., García, M., Agudelo, Y., Ramírez, F. dan Ospino, S. (2015) Faktor risiko infeksi oleh multi-resisten Pseudomonas aeruginosa di a rumah sakit dengan kompleksitas tinggi. Jurnal Infektologi Chili 31 (4).
Purnamaningsih, H., Nururrozi, A., & Indarjulianto, S. (2017). Saponin : Dampak terhadap Ternak (Ulasan) Saponin : Impact on Livestock (A Review). Jurnal Peternakan Sriwijaya, 6(2), 79–90.
Pratiwi, D., & Setyowati, E. (2021). "Aktivitas Antibakteri Ekstrak Buah Pare Terhadap Bakteri Jurnal Farmasi Indonesia, 12(1), 45-52.
Prihandani, S. S. (2015). Uji daya antibakteri bawang putih (Allium sativum L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Salmonella typhimurium dan Pseudomonas aeruginosa dalam meningkatkan keamanan pangan. Informatika Pertanian, 24(1), 53-58.
Poole, K. (2015). Pseudomonas aeruginosa: resistance to the max. Frontiers in microbiology, 2, 65.
Sari, I. Y., et al. (2020). "Pengaruh Ekstrak Etanol Buah Pare terhadap Pertumbuhan Staphylococcus epidermidis." Jurnal Mikrobiologi, 8(4), 150-158.
Sari, P., & Herlina, L. (2019). Analisis Kandungan Flavonoid pada Ekstrak Etanol Daun Pare (Momordica charantia). Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 6(2), 120- 125.
Setyani, W., Setyowati, H., Ayuningtyas, D. 2016. Pemanfaatan Ekstrak Terstandarisasi Daun SomJawa (Talinum paniculatum (Jacq.) Gaertn) Dalam Sediaan Krim Antibakteri Staphylococcus aureus. J Farmasi Sains dan Komunitas. Vol 13 (1).
Todar, K . (2012). Phatogenic E.coli. http//:textbookofbacteriology.net/e.coli.html, diakses pada 10 januari 2021.
Utami, R., & Susanti, F. (2021). "Aktivitas Antibakteri Biji Pare terhadap Propionibacterium acnes." Jurnal Penelitian Kesehatan, 14(1), 88-95.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siska Kamelia Septiani, Alif Warnandi, Yusfia Urwatul Wutsqa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors retain the copyright of their published articles. All content in JOPANUR is published under a CC BY-NC 4.0 .
This license permits:
- Sharing — copying and redistributing the material in any medium or format.
- Adapting — remixing, transforming, and building upon the material.
Under the following terms:
- Attribution — Appropriate credit must be given to the original authors and source, a link to the license provided, and any changes made must be indicated.
- NonCommercial — The material may not be used for commercial purposes.
This license allows for broad dissemination and reuse of the published material, while restricting commercial exploitation without permission from the authors or publisher.











