Formulasi Sediaan Acne Patch Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica Papaya L.) dan Uji Aktivitas Antibakteri terhadap Propionibacterium Acnes

Formulation of Acne Patch Etanol Extract of Papaya Seeds (Carica papaya L.) And Antibacterial Activity Test on Propionibacterium acnes

Authors

  • Abdul Faqih Prodi Farmasi STIKes KHAS Kempek, Cirebon, Indonesia
  • Husni Romdhoni Universitas Bakti Tunas Husada, Tasikmalaya, Indonesia
  • Alif Warnandi Prodi Farmasi STIKes KHAS Kempek, Cirebon, Indonesia
  • Fawwaz Muhammad Fauzi Program Studi Tadris Kimia, UIN Siber Syekh Nurjati, Cirebon, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-5756-8815

DOI:

https://doi.org/10.64689/jopanur.v1i02.15

Keywords:

Carica papaya L., Propionibacterium acnes, acne patch, antibacterial, Jerawat

Abstract

Jerawat adalah gangguan kulit inflamasi umum pada remaja dan dewasa muda, dengan aktivitas bakteri Propionibacterium acnes sebagai faktor utama. Penggunaan antibiotik topikal jangka panjang berisiko menyebabkan resistensi dan iritasi kulit, sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) dalam sediaan acne patch serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antibakterinya. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol, lalu ekstrak diformulasikan dalam acne patch dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 15% menggunakan HPMC sebagai polimer. Evaluasi fisik meliputi uji organoleptik, keseragaman bobot, ketebalan, kelembapan, ketahanan lipat, dan pH, sedangkan uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan difusi agar. Hasil evaluasi fisik menunjukkan semua formula memiliki tampilan homogen, ketebalan dan bobot seragam dengan koefisien variasi di bawah batas yang dipersyaratkan, kelembapan sesuai, ketahanan lipat baik, serta pH aman untuk kulit. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan semua formula mengandung ekstrak menghasilkan zona hambat terhadap P. acnes, dengan peningkatan diameter zona hambat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak. Formula dengan konsentrasi 15% menunjukkan aktivitas antibakteri tertinggi dalam kategori sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol biji pepaya berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif antibakteri alami dalam sediaan acne patch.

References

Alhaushey, L., & Darwish Ahmad, R. (2023). Formulation and Evaluation of Celecoxib Transdermal Patches. Research Journal of Pharmacy and Technology, 1574–1580. https://doi.org/10.52711/0974-360x.2023.00257

Diana, V. E., Rumanti, R. M., Andry, M., & Abadi, H. (2025). Difference in Effectiveness Gel Dosage form Green Papaya (Carica papaya L.) Skin Ethanol Extract and Gel Dosage form Green Papaya Seed Against Cutibacterium acnes Bacteria. Jurnal Biologi Tropis, 25(2), 2258–2268. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i2.9330

Halder, S., Chakraborty, P., Pradhan, D., & Bagchi, A. (2021). Recent advancement in the method of transdermal drug delivery system: A review. Journal of Applied Pharmaceutical Research, 9(2), 6–9. https://doi.org/10.18231/j.joapr.2021.06.09

Hamzah, S., Yanti, N. I., Isnaini, N., & Rahmi, N. (2023). Uji stabilitas fisik formulasi sediaan patch antiacne kombinasi ekstrak etanol buah kurma Sukkari (Phoenix dactylifera) dan madu murni (Honey bee). Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8(3), 901–910.

Hebert, A., Thiboutot, D., Stein Gold, L., Cartwright, M., Gerloni, M., Fragasso, E., et al. (2020). Efficacy and safety of topical clascoterone cream, 1%, for treatment in patients with facial acne: Two phase 3 randomized clinical trials. JAMA Dermatology, 156(6), 621–630.

Hussien, A. K., & Hatem, O. A. (2025). pH-Responsive Gelatin/PEG/ZnO Hydrogel Matrix for Controlled Release of Cephalexin: Swelling Behavior, Drug Kinetics, And Antimicrobial Efficacy. International Journal of Environmental Sciences, 3215–3233. https://doi.org/10.64252/bgaffr63

Lestari, R., Admi, M., Rastina, R., Dewe, M., Nurliana, N., Harris, A., & Riady, G. (2020). Perilaku mahasiswa terkait cara mengatasi jerawat. Jurnal Farmasi Komunitas.

Madelina, W., & Sulistiyaningsih, S. (2018). Review: Resistensi antibiotik pada terapi pengobatan jerawat. Farmaka, 16(2), 105–117.

Mariadi, M., & Bernardi, W. (2023). Formulasi sediaan patch dari ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum [Wight.] Walp.) dan uji aktivitas antibakteri Propionibacterium acnes secara in vitro. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 6(2), 1–12.

Novia, N., & Noval, N. (2021). Pengaruh kombinasi polimer polivinil pirolidon dan etil selulosa terhadap karakteristik dan uji penetrasi formulasi transdermal patch ekstrak bawang Dayak (Eleutherine palmifolia L.). Jurnal Surya Medika, 7(1), 173–184.

Purnamasari, N., Alatas, F., & Gozali, D. (2019). Formulasi Dan Evaluasi Transdermal Patch Kalium Diklofenak. Kartika : Jurnal Ilmiah Farmasi, 7(1), 43–48. https://doi.org/10.26874/kjif.v7i1.209

Sarnia, D., Anugrah, A. D., Astriani, A. D., & Yasir, Y. (2023). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji buah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. FARBAL: Jurnal Farmasi dan Bahan Alam, 11(1), 48–56.

Shivalingam, M. R., Ramalingam, K., & Balasubramanian, A. (2021). FORMULATION AND EVALUATION OF TRANSDERMAL PATCHES OF PANTOPRAZOLE SODIUM. International Journal of Applied Pharmaceutics, 287–291. https://doi.org/10.22159/ijap.2021v13i5.42175

Sifatullah, N. (2021). Jerawat (Acne vulgaris): Review penyakit infeksi pada kulit. Prosiding Seminar Nasional Biologi.

Supriadi, Y., & Sherlyke, S. (2023). Formulasi dan evaluasi sediaan transdermal patch ekstrak kulit buah apel Manalagi (Malus sylvestris L. Mill) dengan kombinasi polimer hidroksipropil metil selulosa dan etil selulosa. Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Pharmacy, 1(2), 59–66.

Sushil, T., & Gorakshnath, G. (2025). Formulation and Evaluation of Diclofenac Sodium Patch. International Journal of Advanced Research in Science, Communication and Technology, 434–449. https://doi.org/10.48175/ijarsct-25258

Thakur, N., Goswami, M., Deka Dey, A., Kaur, B., Sharma, C., & Kumar, A. (2024). Fabrication and Synthesis of Thiococlchicoside Loaded Matrix Type Transdermal Patch. Pharmaceutical Nanotechnology, 12(2), 143–154. https://doi.org/10.2174/ 2211738511666230606120828

Wardani, V. K., & Saryanti, D. (2021). Formulasi transdermal patch ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) dengan basis hidroksipropil metilselulosa (HPMC). Smart Medical Journal, 4(1), 38–44.

Yulianti, T., Puspitasari, D., & Wahyudi, D. (2021). Optimasi formula patch dan uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L.) dengan kombinasi matriks HPMC dan PEG 400 terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 4(2), 256–265.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Faqih, A., Romdhoni, H., Warnandi, A., & Fauzi, F. M. (2025). Formulasi Sediaan Acne Patch Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica Papaya L.) dan Uji Aktivitas Antibakteri terhadap Propionibacterium Acnes: Formulation of Acne Patch Etanol Extract of Papaya Seeds (Carica papaya L.) And Antibacterial Activity Test on Propionibacterium acnes. Journal of Pharmacy and Nutrition Research, 1(02), 109–116. https://doi.org/10.64689/jopanur.v1i02.15